F-16 Block 70. Foto: Lockheed Martin
Bulgaria secara resmi menerima pesawat tempur F-16 Block 70 pertama, menandai dimulainya fase operasional baru bagi Angkatan Udara negara tersebut dengan varian paling modern dari pesawat terkenal ini.
Penyerahan ini dirayakan pada 14 April 2025, selama upacara di Pangkalan Udara Graf Ignatievo, dengan kehadiran perwakilan dari Kementerian Pertahanan Bulgaria dan eksekutif dari Lockheed Martin. Ini adalah yang pertama dari total 16 pesawat tempur F-16 Block 70 yang dipesan Bulgaria. Menurut Lockheed Martin, delapan pesawat pertama diharapkan akan diserahkan pada akhir 2025.
Mike Shoemaker, Wakil Presiden dan Manajer Umum Grup Pesawat Tempur Terintegrasi Lockheed Martin, mengatakan bahwa penyerahan ini lebih dari sekadar kedatangan pesawat baru: “Ini adalah era baru dengan keamanan yang lebih kuat, kemampuan yang lebih canggih, dan kemitraan yang lebih kuat di kawasan ini.”
F-16 Block 70 menggabungkan teknologi canggih, termasuk radar AESA APG-83 dari Northrop Grumman, avionik yang diperbarui, dan sistem Pencegahan Tabrakan Tanah Otomatis (Auto GCAS). Sistem terakhir ini telah menyelamatkan 13 pilot dalam 12 insiden sejak diadopsi oleh Angkatan Udara AS pada tahun 2014. Struktur pesawat juga telah ditingkatkan, dengan umur pemakaian diperkirakan hingga 12.000 jam terbang.
Lockheed Martin menekankan bahwa pesawat tempur baru Bulgaria ini akan bergabung dengan jaringan lebih dari 700 F-16 yang saat ini beroperasi di Eropa dan lebih dari 3.100 di seluruh dunia. Perusahaan ini telah mengirimkan 26 unit model Block 70/72 kepada pelanggan internasional dan memiliki pesanan sebanyak 114 pesawat. Produksi dilakukan di fasilitas Greenville, Carolina Selatan, AS.
Penyerahan F-16 ke Bulgaria merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kerja sama pertahanan udara di Eropa dan memperdalam hubungan antara Amerika Serikat dan sekutu-sekutu NATO mereka.
Sumber dan gambar: Lockheed Martin
